Setting Raspi dengan IP static (OS arch linux)


Apa itu raspi? Raspi atau raspberry pi adalah komputer mini seukuran kartu kredit dengan fitur bla bla bla silahkan searching sendiri kelanjutannya. Ok, pertama motifku memposting artikel ini adalah (lagi-lagi) buat pengingat diri sendiri. Kalau kita searching di google tentang cara setting IP static di raspi akan muncul beraneka macam cara sampai pusing mau coba yang mana dan hanya sedikit dari cara-cara itu yang benar-benar work. Yah, itu karena kondisi awal dari masing-masing solusi itu terkadang sedikit berbeda yang mana pada penjelasan metodenya mungkin mereka tidak jelaskan atau mungkin juga saya yang tidak paham.

First, err arch linux? Kenapa tidak pakai raspbian yang konon lebih simple? Kata mereka akan banyak pembelajaran yang kudapatkan kalau pakai OS satu ini :)) .

Mensetting IP static biasanya yang pertama kali kita lakukan untuk bisa terkoneksi pertama kali dengan raspi kita menggunakan SSH. Yah, bagi para commoner macam saya untuk beli layar kecil itu mahal. T-tunggu, cara installnya gimana? buka link ini (untuk raspi 2, raspi versi lain stepnya juga mirip dengan ini), ikuti step-stepnya sampai selesai. Hanya saja pada saat step mengextract file tar arch linuxnya, gunakan perintah tar -xzvf  menggantikan perintah bsdtar -xpf dan downloadlah arch linux arm sesuai dengan raspi anda (pada link itu, link download raspinya untuk arch linux arm versi raspi 2). Tentu saja dalam penginstallannya kita butuh micro sd card dan card readernya. Barang-barang ini mudah di dapatkan dan untuk readernya biasanya harganya murah (lupa berapa harganya kemaren waktu beli).

Ku anggap penginstallannya berhasil, lalu sekarang setting IP. Hubungkan card reader yang sudah di pasang micro sd yang sudah terinstall tadi ke komputer. Buka direktori /etc/systemd/network/ di dalamnya ada 1 file bernama eth0.network . Edit file itu dari yang isinya seperti ini

 [Match]  
 Name=eth0  
 [Network]  
 DHCP=yes  

Menjadi begini

 [Match]  
 Name=eth0  
 [Network]  
 Address=192.168.2.25/24  

Bagian Address bisa di ganti sesuka hati tidak terpaku dengan 192.168.2.25 . Biasanya file ini tidak bisa sembarang di edit karena butuh root permision, dan tentu kita tahu apa yang harus kita lakukan pada file rewel seperti ini ehm sudo ehm.

Setelah ini lepas micro sdnya dari card reader dan pasang ke raspi kita. Sebelum kita menyalakan raspi dan menghubungkannya dengan komputer kita menggunakan kabel LAN, kita harus mensetting IP untuk koneksi wired pada komputer kita static juga. Pada ubuntu, buka edit connections dan buat jadi seperti ini pada wired connection nya.

Bagian DNS Servers tidak begitu penting, bisa di abaikan. Netmask 24 sama dengan 255.255.255.0 yang mana artinya alamat IP yang 
Lalu save dan hubungkan raspi dengan komputer menggunakan kabel LAN. Connect melalu ssh. Yang perlu di catat, saat connect gunakan user alarm dengan password alarm dan juga untuk akses root password defaultnya root.

 ~$ ssh alarm@192.168.2.25  
 alarm@192.168.2.25's password:   
 Welcome to Arch Linux ARM  
    Website: http://archlinuxarm.org  
     Forum: http://archlinuxarm.org/forum  
      IRC: #archlinux-arm on irc.Freenode.net  
 Last login: Fri Mar 3 16:43:44 2017 from 192.168.1.12  

Dan begitulah caranya. Cukup pendek sebenarnya tapi karena banyak basa-basinya jadi panjang. Sekian.

referensi:
https://wiki.archlinux.org/index.php/systemd-networkd, 3 Maret 2017

Komentar